RSS

JAM DIGITAL DENGAN PENAMPIL SEVEN SEGMENT MENGGUNAKAN CODEVISION AVR

04 May

Aplikasi ini hampir sama dengan aplikasi jam digital menggunakan penampil LCD, hanya saja pada postingan ini saya tampilkan menggunakan display Seven Segment CA (common anoda) karena terlihat lebih menarik. Untuk mendapatkan datasheet penampil seven segment silakan download disini.

Jam digital menggunakan seven segment common anoda (CA) ini saya berikan 3 buah input berupa push button yang digunakan untuk menset nilai dari jam tersebut yaitu MENU, UP dan DOWN. Untuk lebih jelasnya mengenai cara kerja aplikasi ini dapat membaca postingan saya mengenai jam digital menggunakan penampil LCD. Sedangkan untuk dasar teori seven segment dapat membaca pada tutorial AVR mengenai seven segment dan untuk cara kerja Timer dapat membacanya pada tutorial Timer dan Counter.

Berikut adalah schematic jam digital menggunakan penampil seven segment. Sedangkan untuk listing program lengkapnya dapat didownload pada link diakhir postingan ini.


DOWNLOAD DISINI UNTUK LISTING PROGRAM LENGKAP.

 
5 Comments

Posted by on May 4, 2011 in AVR Projects

 

Tags: , ,

5 responses to “JAM DIGITAL DENGAN PENAMPIL SEVEN SEGMENT MENGGUNAKAN CODEVISION AVR

  1. arya maulana

    June 28, 2011 at 12:40

    ElectrO-cOntrOl Team,mohon penjelasanya,kenapa setiap rangakaian 7seg simulasi tidak berjalan normal pada simulasi proteus??untuk semua rangkaian bisa berjalan dengan normal,tetapi untuk 7seg ntah itu jam digital,counter ataupun yang lain karakter angka tidak muncul maksimal…
    thx…

     
    • ElectrO-cOntrOl Team

      June 28, 2011 at 13:24

      dikarenakan 7segmen yg saya pakai menggunakan metode scanning, menyalakan tiap digit segment secara bergantian dengan waktu yg sangat cepat sehingga mata kita seolah-olah melihat semua digit 7seg menyala scara bersamaan. Jika disimulasikan, software proteus tidak bisa mengikuti kecepatan waktu scanning, sehingga hanya meyala 1 digit 7segmen saja dan bergantian menyalanya, makanya ketika disimulasikan tidak bisa. itulah alasannya kenapa saya tidak pernah menyertakan file simulasinya jika aplikasinya menggunakan 7seg.

       
  2. arya maulana

    June 28, 2011 at 15:24

    owh….
    thx bgt ,sangat membantu,sukses selalu…

     
  3. masthoriq

    July 22, 2011 at 01:50

    tapi kalo praktiknya bisa berjalan sesuai konsep gk mas?… tertarik bikin.
    oya kalo ada bisa minta video demo alatnya.. biar lebih mantap🙂

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: